PesonaEdu Academy, Saat Belajar Matematika dan Sains Lebih Menyenangkan

Penulis Ayunda Pininta Kasih | Editor Ayunda Pininta Kasih KOMPAS.com

KOMPAS.COM – Pandemi Covid-19 membuat kegiatan belajar mengajar sebagian besar masih harus dilakukan secara daring demi kesehatan siswa, guru, orangtua dan semua yang terlibat di dalamnya. Sekitar enam bulan berselang, pembelajaran jarak jauh ( PJJ) dirasa cukup menantang bagi sekolah, guru, siswa, para orangtua bahkan pemerintah. Selain masalah jaringan dan kuota, kualitas pembelajaran secara daring kini dinilai belum mampu mengoptimalkan potensi siswa. Demi membantu peningkatan kualitas pendidikan daring di Indonesia, pionir pengembang software Pendidikan di Indonesia PesonaEdu meluncurkan PesonaEdu Academy. Co-Founder PesonaEdu Hary Candra menjelaskan, PesonaEdu Academy merupakan Sekolah Online yang mengajarkan empat mata pelajaran yaitu Matematika, Sains, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris untuk SD, SMP, hingga SMA. Empat mata pelajaran tersebut, lanjut dia, merupakan kompetensi dasar dalam penilaian standar internasional Programme for International Student Assessment (PISA). “PesonaEdu Academy adalah Sekolah Online dengan empat mata pelajaran yaitu Matematika, IPA, dan Bahasa pada jenjang SD, SMP, hingga SMA, yang merupakan kompetensi dasar dalam penilaian PISA,” kata Hary dalam konferensi daring, Kamis (28/8/2020). Pada skor PISA 2018, kompetensi membaca siswa Indonesia berada dalam peringkat 72 dari 77 negara. Baca juga: Seperti Ini Cara dan Syarat Dapatkan Kartu Indonesia Pintar. Untuk nilai matematika, berada di peringkat 72 dari 78 negara. Sedangkan nilai Sains berada di peringkat 70 dari 78 negara.

Bukan Lembaga Les

Hary menjelaskan bahwa PesonaEdu Academy bukanlah lembaga les, namun sekolah online yang memiliki kurikulum layaknya sekolah utama. PesonaEdu Academy, kata dia, memiliki dua layanan, yakni untuk individu serta lembaga pendidikan (sister school). Untuk individu, PesonaEdu Academy hadir sebagai sekolah kedua bagi siswa yang kesulitan memahami empat pelajaran tadi selama PJJ. Untuk kurikulum, terang Hary, memakai Kurikulum 2013 (K13) dan dilaksanakan sama persis dengan sekolah namun tanpa ada tatap muka. Hanya saja, penyajian konten PesonaEdu Academy lebih kreatif dan interaktif. Siswa di manapun berada bisa memperoleh bimbingan dan pendampingan langsung dari master teachers, guru-guru terpilih, yang sangat mumpuni dan berpengalaman mengajar dari sekolah-sekolah terkemuka,” imbuhnya. Sedangkan bagi satuan pendidikan, PesonaEdu Academy hadir sebagai guru kedua atau guru pendamping bagi guru utama di sekolah selama PJJ. Guru PesonaEdu Academy dan guru sekolah akan bekerja sama merencanakan dan menyajikan pembelajaran berkualitas bagi siswa,” terangnya. Meski begitu, Hary menegaskan bahwa PesonaEdu Academy fokus untuk mendukung sebagian aspek kognitif dan sedikit menyentuh aspek afektif (pendidikan karakter) dan psikomotorik (praktikum).

Gunakan buku digital interaktif kelas dunia

PesonaEdu Academy menawarkan pembelajaran numerasi dan literasi dengan lebih interaktif, sehingga pelajaran matematika dan sains yang umumnya sulit dimengerti melalui PJJ, disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan menarik bagi siswa. Konten yang digunakan, jelas Hary, ialah Buku Digital Interaktif Generasi ke-4 Kelas Dunia, bekerja sama dengan berbagai Penerbit ternama baik dari dalam maupun luar negeri, yang telah diakui secara internasional, antara lain digunakan Kementerian Pendidikan Singapura. Buku digital tersebut dapat diakses siswa dan guru melalui PesonaEdu A-Class, yaitu Learning Content Management System (LCMS) yang langsung terkait dengan konten pembelajaran. Sebagai bentuk hasil evaluasi, di setiap periode siswa akan menerima rapor dari PesonaEdu Academy sesuai jenjang kelas dan mata pelajaran. Terkait dengan banyaknya keluhan tidak efektifnya PJJ, Hary menanggapi, itulah alasan PesonaEdu Academy hadir untuk memberikan konten PJJ yang lebih interaktif, dikhususkan untuk empat mata pelajaran kompetensi dasar. Untuk mewujudkan kesetaraan kualitas pembelajaran siswa di seluruh pelosok Indonesia, PesonaEdu Academy sebagai lembaga pendidikan non-profit juga mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam memberikan layanan internet dan penyediaan perangkat bagi sekolah maupun siswa kurang mampu di berbagai pelosok tanah air. PesonaEdu Academy juga mengajak guru-guru berkualitas untuk bergabung sebagai Master Teacher PesonaEdu Academy. “Kami yakin masalah kekurangan dan keterbatasan guru di daerah bisa teratasi dengan kolaborasi,” katanya.

Penulis : Ayunda Pininta Kasih Editor : Ayunda Pininta Kasih

sumber : www.kompas.com

Related Articles

Responses